Jenis Penyakit kritis yang Meningkat di Indonesia

Jenis Penyakit kritis yang Meningkat di Indonesia

Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2018), risiko masyarakat Indonesia terserang penyakit kritis semakin meningkat. Kenaikan prevalensi penyakit tidak menular ini berhubungan erat dengan pola hidup masyarakat, seperti kurang olahraga, merokok, minum minuman beralkohol, serta kurang makan sayur dan buah.

Laporan tersebut mencatat empat penyakit kritis yang meningkat dibandingkan laporan serupa pada periode sebelumnya. Apa aja ya?

Hipertensi

Hipertensi meningkat cukup tinggi dibandingkan periode sebelumnya, yakni dari 25,8 persen menjadi 34,1 persen.

Hipertensi biasa disebut penyakit tekanan darah tinggi. Tekanan darah merupakan kekuatan aliran darah dari jantung yang mendorong dinding pembuluh darah (arteri). Seseorang yang mengalami hipertensi memiliki tekanan darah mencapai 140/90 mmHG atau lebih. Waspada, hal ini dapat mengganggu sirkulasi darah dan menyebabkan pecahnya pembuluh darah.

Stroke

Riskesdas 2018 melaporkan adanya kenaikan prevalensi stroke dari 7 persen menjadi 10,9 persen.

Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika aliran darah menuju otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Sehingga dapat menyebabkan kelumpuhan hingga kematian.

Ginjal

Kasusnya naik dari 2 persen pada periode sebelumnya menjadi 3,8 persen pada 2018.

Penyakit ginjal kronis atau disebut juga gagal ginjal kronis merupakan kondisi saat fungsi ginjal gagal menjalankan tugasnya.

Gagal ginjal kronis dapat memicu sejumlah komplikasi, antara lain hiperkalemia atau kenaikan kadar kalium yang tinggi dalam darah, penyakit jantung, anemia, hingga kerusakan sistem saraf pusat.

Kanker

Penyakit ini disebabkan oleh pertumbuhan sel di dalam tubuh yang tidak terkontrol. Pertumbuhan sel yang tidak normal ini awalnya terjadi di bagian tubuh tertentu dan dapat menyebar ke bagian tubuh lain hingga menyebabkan kematian.

Riskesdas 2018 melaporkan adanya kenaikan prevalensi penyakit ini dari 1,4 persen menjadi 1,8 persen. Kasus kanker yang paling sering terjadi yaitu kanker payudara, kanker serviks, dan kanker paru.

Mulailah menjalani pola hidup sehat serta pola makan sehat. Selain itu, lindungi diri dengan asuransi jiwa dan asuransi penyakit kritis ya. Sayangi diri Anda dan keluarga dengan memberikan perlindungan yang layak untuk memberikan rasa aman bagi seluruh anggota keluarga. Yuk, coba asuransi online di Super You, premi terjangkau mulai dari Rp 30 ribu per bulan Anda sudah bisa mendapatkan asuransi jiwa, asuransi kecelakaan, asuransi penyakit kritis, serta asuransi kesehatan keluarga. Tunggu apalagi!

shares