Cara Menjadi Dropship Sukses dengan Modal Pas-Pasan untuk Pemula

Cara Menjadi Dropship Sukses dengan Modal Pas-Pasan untuk Pemula

Dengan maraknya market online di era sekarang ini, menjadi dropshipper merupakan salah satu peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Banyak sekali dropshipper pemula yang pada akhirnya sukses hingga akhirnya ia cukup modal untuk mendirikan brand miliknya sendiri. Terlebih, menjadi seorang dropshipper tidak butuh persyaratan tertentu, tidak perlu ijazah dan tidak mematok usia. Pelajar, ibu rumah tangga, bahkan yang sudah memiliki pekerjaan pun masih dapat menekuni bisnis dropship. Apabila kamu salah satu yang ingin mencoba bisnis ini, coba perhatikan dulu cara menjadi dropshipper yang benar berikut ini.

Langkah-Langkah Menjadi Dropshipper

Sebelum memulai mengetahui langkah-langkah menjadi dropshipper yang andal, kamu perlu tahu dulu bagaimana cara kerjanya, kamu bisa belajar di dengan membaca artikel di goodbizid.com. Kamu harus tahu bahwa dropshipper adalah orang yang meneruskan pesanan dari pembeli kepada supplier, kemudian pesanan akan dikirimkan dari supplier kepada pembeli atas nama kamu. Bisa dibilang, tanpa punya barang jualannya secara langsung pun kamu tetap bisa berjualan.

Kemudian, untuk dapat menjadi dropshipper yang berhasil, kamu harus memperhatikan hal-hal ini.

  1. Ketahui produk yang ingin kamu jual

Menjadi dropshipper juga sama seperti penjual pada umumnya. Kamu menawarkan barang tertentu, dan calon konsumen yang akan membelinya. Supaya kamu tidak bingung dengan produk jualanmu sendiri, ada baiknya menjual satu jenis barang saja. Misalnya, menjual pakaian saja, atau kosmetik saja, lebih spesifik lebih baik.

  1. Ketahui target pembelimu

Menargetkan pembeli sangat penting, supaya kamu tahu produk apa yang selanjutnya bisa kamu tawarkan. Target pembeli ini bisa kamu tentukan sesuai jenis kelamin, usia, hobi, dan lain sebagainya. Misalnya, kamu berjualan pakaian, targetmu adalah para remaja di rentang usia sekolah sampai kuliah, berarti pakaian yang harus dijual harus disesuaikan dengan trend anak muda saat itu. Terlalu banyak menarget pembeli kadang membuat jualanmu tidak maksimal, dan pembelimu sendiri bisa terganggu dengan produk jualanmu yang beraneka ragam.

  1. Cari supplier yang benar

Hal paling penting ketika menjadi seorang dropshipper adalah mendapatkan supplier, karena merekalah yang menentukan apakah bisnismu akan berjalan seterusnya atau tidak. Jika bisa, carilah supplier yang fast respon, menawarkan harga murah, dan memberikan komisi jelas kepadamu. Hindari supplier bermasalah yang suka menyerobot pelangganmu dengan cara-cara licik, seperti secara diam-diam menaruh kartu nama pada paket yang mereka kirimkan. Hal ini akan sangat memengaruhi bisnismu ke depannya.

  1. Pilih media penjualan

Usai menentukan langkah-langkah sebelumnya, kamu tinggal mencari tempat berjualan. Ada banyak marketplace yang dapat kamu gunakan. Bahkan kamu juga bisa menjual barang di sosial media saja.

Namun, dari semua tips dan cara menjadi dropship yang baik dan benar tersebut, paling penting adalah jadilah penjual yang ramah dan dapat dipercaya. Kepercayaan pelanggan akan membuatmu memiliki nilai yang baik di mata mereka, dan semakin banyak kemungkinan untuk pelanggan kembali membeli di tempatmu.

shares